TULISAN 4
1. Jelaskan
macam-macam ideologi dan perbedaan ideologi di berbagai Negara di dunia
Jawab : Macam-macam
ideologi tersebut di antaranya adalah :
Liberalisme
Faham ini mengajarkan kebebasan mutlak
pada setiap individu. Kebebasan ini didasarkan keyakinan bahwa semua manusia
pada dasarnya adalah baik.
Konservatisme
Ideologi ini mengajarkan tentang
manusia yang harus selalu memelihara kondisi yang sudah ada serta menciptakan
kestabilan. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa tidak selamanya sebuah
perubahan akan membawa kebaikan.
Komunisme
Ajaran ini dipelopori oleh negara Uni
Sovyet yang dikuasai Partai Bolshevik. Partai ini didirikan oleh Lenin. Dimana
dalam ideologi ini semua manusia adalah sama serta tidak ada hak pribadi,
mengingat semua faktor ekonomi dan produksi dikuasai oleh negara.
Marxisme
Ajaran ini dikemukakan oleh Karl Marx
(1818-1883) dan Frederich Engel (1820-1895). Dalam ajarannya, mereka
mengajarkan tentang dasar-dasar komunisme yang dikenal pada saat ini. Dalam
konsep ini, ajaran yang mendominasi adalah pemikiran tentang konsep ekonomi dan
materialisme.
Feminisme
Ideologi ini bertujuan untuk
menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita. Cara yang ditempuh adalah
dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap gender.
Sosialisme
Konsep sosialisme ini adalah menciptakan
kebersamaan dan adanya kesetaraan pada setiap orang. Dalam ideologi ini
diajarkan bahwa semua manusia harus saling membantu, karena manusia tidak bisa
hidup sendiri.
Fasisme
Ajaran ini lahir di Italia dipelopori
oleh Mousolinni. Dalam ideologi ini dikenal sebuah semboyan yang dipegang
teguh, yaitu Crediere, Obediere, Combattere atau Yakinlah, Tunduklah,
Berjuanglah. Dalam ideologi ini, peran negara demikian mutlak karena negara
diyakini sangat diperlukan dalam upaya menciptakan tatanan kehidupan dalam
masyarakat.
Kapitalisme
Ideolologi sangat kental dengan
pengaruh pemikiran ekonomi, dimana dalam kapitalisme memiliki inti pemikiran
bahwa individu berhak untuk mendapatkan hak dalam bidang perekonomian. Negara
tidak boleh terlibat dalam semua aktivitas perekonomian yang dilakukan
individu.
Demokrasi
Tujuan awal dari ideologi ini adalah
untuk mengembalikan kekuasaan kepada masyarakat, dimana dalam sistem ini,
terjadi keseimbangan peran negara hanya sebagai pelaksana administrasi
pemerintahan. Sementara, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.
Neoliberalisme
Ideologi
ini baru dikenal pada tahun 2000an. Inti dari aliran ini adalah untuk
menciptakan kembali kebebasan individu yang dikaitkan dengan terjadinya pasar
bebas di dunia internasional. Didalam ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi
yang menjadi tolok ukur kekuatan politik.
Perbedaan Ideologi :
Ideologi komunis
Ciri-ciri:
-Komunisme adalah
salah satu ideologi di dunia
-Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat
kekuasaan
-Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran
rakyat secara merata.
-Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya
-komunisme juga disebut anti liberalisme.
-komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama dianggap
candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran
yang rasional dan nyata.
Komunisme
pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di
awal abad ke-19, dalam
suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam
perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara
penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai
teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju
dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.
Ideologi liberalisme
Liberalisme
adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan
pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Liberalisme
tumbuh dari konteks masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Ketika itu
masyarakat ditandai dengan dua karakteristik berikut. Anggota masyarakat
terikat satu sama lain dalam suatu sistem dominasi kompleks dan kukuh, dan pola
hubungan dalam system ini bersifat statis dan sukar berubah.
Secara umum,
liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh
kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya
pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki
adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha
pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan
yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu.
Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya
kapitalisme.
Ciri-ciri ideologi
liberalisme:
1. Demokrasi merupakan
bentuk pemerintahan yang lebih baik
2. Anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan
berbicara, kebebasan beragama dan kebebasan pers.
3. Pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan
yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat
keputusan diri sendiri.
4. Kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk.
5. Semua masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian
terbesar individu berbahagia.
6. Hak-hak tertantu yang tidak dapat dipindahkan dan tidak dapat dilanggar oleh
kekuasaan manapun.
Ideologi pancasila
Secara
etimologis, istilah Ideologi berasal
dari kata “idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar,
cita-cita, pemikiran, dan kata “logos” yang berarti ilmu. Kata “idea”
berasal dari bahasa Yunani, yaitu “edos” yang berarti bentuk. Pengertian
ideologi secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide,
keyakinan-keyakinan, kepercayaan-kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis
yang menyangkut dan mengatur tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam
berbagai bidang kehidupan.
Pada
dasarnya ideologi terbagi dua bagian, yaitu Ideologi Tertutup dan Ideologi
Terbuka. Ideologi Tertutup merupakan suatu pemikiran tertutup. Sedangkan
Ideologi Terbuka merupakan suatu sistem pemikiran terbuka. Ideologi tertutup
dapat dikenali dari beberapa ciri khasnya. Ideologi itu bukan cita-cita yang
sudah hidup dalam masyarakat melainkan merupakan cita-cita suatu kelompok orang
yang mendasari suatu program untuk mengubah dan memperbarui masyarakat.
Sedangkan Ideologi Terbuka memiliki ciri khas yaitu nilai-nilai dan
cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari
harta kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat sendiri. Ideologi terbuka
diciptakan oleh Negara melainkan digali dan ditemukan dalam masyarakat itu
sendiri. Oleh karena itu, Ideologi terbuka merupakan milik semua masyarakat
dalam menemukan ‘dirinya’ dan ‘kepribadiannya’ dalam Ideologi tersebut.
Ketuhanan
(Religiusitas)
Nilai religius yaitu nilai yang terkait dengan keterikatan individu dengan
suatu hal yang dianggapnya mempunyai kemampuan sakral, suci, agung dan mulia.
Kemanusiaan
(Moralitas)
Kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu pembentukan satu kesadaran perihal
kedisiplinan, jadi asas kehidupan, karena tiap-tiap manusia memiliki potensi
untuk jadi manusia prima, yakni manusia yang beradab.
Persatuan
(Kebangsaan) indonesia
Persatuan yaitu paduan yang terdiri atas bagian-bagian, kehadiran indonesia dan
bangsanya di muka bumi ini bukan hanya untuk bersengketa.
Permusyawaratan dan
Perwakilan
Jadi makhluk sosial, manusia memerlukan hidup berdampingan dengan orang lain,
didalam interaksi itu umumnya terjadi kesepakatan, dan saling menghormati satu
sama lain atas basic tujuan dan keperluan berbarengan.
Keadilan Sosial
Nilai keadilan yaitu nilai yang menjunjung norma menurut ketidak berpihakkan,
keseimbangan, dan pemerataan terhadap satu perihal.
2. Berikan
contoh kehidupan sehari-hari hubungan manusia dan harapan
Jawab : Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak
mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang
berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti
peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung
pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A
dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir
kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A.
luluspun mungkin tidak.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik
kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib
selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dan kata harap yang berarti
keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang
diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Jadi untuk
mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang
diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung
pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi
bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
• keduanya menyangkut masa depan karena belum
terwujud
• pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan
orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.